PUASA SOSIAL MEDIA HARI 1
Hai, ini adalah tulisan pertama saya.
Sebenarnya menulis sudah lama menjadi hobi saya namun karena kesibukan dan keterbatasan media untuk belajar dan menyalurkannya, saya sering mengurungkan tulisan-tulisan saya. Terlebih saat ini saya merasa sosial media seperti facebook dan instagram sudah tidak ramah lagi bagi penulis receh seperti saya.
Guys, kalian pernah gak sih merasa gitu? Merasa sosial media itu sebenarnya gak ramah untuk kesehatan mental kita? Saat ini aku ada di fase itu. Semakin bertambah usia, aku semakin larut dalam ketakutanku menunjukkan diri di sosial media tanpa filter, tanpa make up, tanpa sesuatu pemandangan yang indah, atau tanpa teman-teman yang hits. Sakit ga sih?
Di Agama Kristen, ada yang satu kutipan "Keterbukaan adalah Awal dari Pemulihan". Jadi saya menulis blog ini sebagai tanda keterbukaan saya bahwa Yes, I INSECURE OF MY SOCIAL MEDIA.
Mental saya down, melihat teman-teman saya yang sudah mapan. Saya lupa bersyukur ketika melihat teman-teman saya mempertontonkan kenikmatan hidupnya. Ya kita tau terkadang dunia maya tak seindah dunia nyata tapi secara gak sadar kita sering membandingkan hidup kita dengan kehidupan teman-teman kita di sosial media. Tapi yang lebih parahnya ketika kita sudah mulai kesal bahkan benci tanpa alasan kepada seseorang di sosial media tanpa mengenal dia yang sebenarnya. Itu penyakit gak sih?
Jadi teman-teman, daripada saya sakit ya baik mental maupun hati saya merasa saya butuh rehat sejenak. And this is my first day without social media. Hopefully i can commit. Rasanya tanpa sosial media itu aneh bgt tau, kayak separuh jiwaku pergi aja. Buka HP serasa hampa gak tau mau ngapa-ngapain selain yutube-an dan game. Tapi takutnya puasa sosial media made shopee like my haul life hohoho.

Comments
Post a Comment